Korut Kembali Uji Coba Senjata Militer, Kali Ini Rudal Balistik

Korut Kembali Uji Coba Senjata Militer, Kali Ini Rudal Balistik

AKARNEWS.com – Korea Utara (Korut) pada Rabu (15/9) waktu setempat, rupanya kembali menembakkan proyektil tak dikenal dari wilayahnya. Menurut laporan, proyektil tak dikenal yang diperkirakan sebagai rudal balistik, jatuh ke lautan.

Korea Utara mengklaim beberapa hari sebelumnya bahwa mereka telah berhasil menguji coba rudal jelajah jarak jauh buatannya sendiri.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Selatan) mengumumkan Rabu (15/9/2021) bahwa Korea Utara baru saja "meluncurkan proyektil tak dikenal ke Laut Timur."

Namun, itu tidak merinci jenis proyektil yang ditembakkan oleh Utara, jangkauannya di udara, atau apakah lebih dari satu peluru ditembakkan.

Secara terpisah, Reuters melaporkan bahwa Patroli Pantai Jepang percaya bahwa objek yang ditembakkan oleh Korea Utara adalah rudal balistik.

(BACA JUGA:Teliti Lebih Dekat Hewan Purba, Ilmuwan Ciptakan Ulang Hewan yang Punah)

(BACA JUGA:Tingkatkan Performa Samsung Galaxy A52s Dilengkapi Fitur RAM Virtual)

Aktivitas balistik Korea Utara baru-baru ini terjadi hanya beberapa hari setelah kantor berita resmi Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), mengumumkan bahwa negara tersebut berhasil menguji "rudal jelajah jarak jauh" selama akhir pekan, yang digambarkan sebagai "senjata strategis". signifikansi yang luar biasa."

Koran Rodong Sinmun memberikan foto-foto pada Senin (13/9) waktu setempat yang menunjukkan sebuah rudal meledak dari salah satu tabung kendaraan peluncuran dan yang lainnya terbang secara horizontal.

Menurut analis, senjata semacam itu menunjukkan kemajuan dalam teknologi senjata Korea Utara, yang dianggap lebih mampu menghindari sistem pertahanan untuk mengirimkan hulu ledak melintasi Korea Selatan atau Jepang, yang keduanya merupakan sekutu AS.

(BACA JUGA:Appls Resmi Luncurkan iPhone 13, iPhone 13 Mini, iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max)

(BACA JUGA:Prediksi Liverpool vs AC Milan Jadwal Big Match Liga Champions)

Menurut KCNA, rudal yang ditembakkan oleh Korea Utara selama akhir pekan ini mampu terbang hingga 1.500 kilometer dalam perjalanan dua jam yang mencakup pola angka delapan melintasi wilayah dan lautan Korea Utara.

Sanksi internasional telah dijatuhkan pada Korea Utara atas pengembangan senjata nuklir dan rudal balistiknya, yang diklaim sangat penting untuk mempertahankan tanah airnya dari invasi AS. Korea Utara, bagaimanapun, tidak dilarang membangun rudal jelajah.

Tag Terkait:
Sumber:

BERITA TERKAIT